Wednesday, July 11, 2012

Biologi Kelas XII BAB 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan


A. PENDAHULUAN

                Pertumbuhan adalah proses pertambahan volume yang irreversible (tidak dapat balik) karena adanya pembelahan mitosis atau pembesaran sel; dapat pula disebabkan oleh keduanya.

                Perkembangan adalah terspesialisasinya sel-sel menjadi struktur dan fungsi tertentu.
                Perkembangan awal suatu tumbuhan secara garis besar melalui tiga tahap, yaitu pembelahan sel, morfogenesis, dan diferensiasi seluler.

B. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA TUMBUHAN

Tumbuhan bertambah tinggi dan besar disebabkan oleh dua hal berikut ini.
1. pertambahan jumlah sel sebagai hasil pembelahan mitosis pada meristem (titik tumbuh) di titik tumbuh primer dan sekunder.
2. pertambahan komponen-komponen seluler dan adanya diferensiasi sel.

1. Perkecambahan

                Perkecambahan adalah munculnya plantula (tanaman keci dari dalam biji).

a. Proses perkecambahan

1) Proses fisika
Proses fisika, yaitu penyerapan air.

2) Proses kimia
Proses kimia, yaitu aktivitas enzim.

b. Macam perkecambahan

1) Epigeal


Perkecambahan disebut epigeal jika kotiledonnya terangkat ke atas permukaan tanah.

2) Hipogeal


Perkecambahan disebut hypogeal jika kotiledonnya tetap berada di bawah permukaan tanah.

Biji berkecambah jika mendapat air, suhu, udara, dan cahaya yang cukup.
Perkecambahan biji melibatkan proses penyerapan air, pelepasan hormon, dan kerja enzim.
 
c. Pertumbuhan akar

               
Empat daerah pertumbuhan akar, yaitu:

1) Tudung akar

                Tudung akar merupakan daerah akar yang paling ujung.

2) Daerah meristem

                Daerah meristem terletak di belakang tudung akar, yang meliputi meristem apikal (daerah pusat pembelahan sel) dan derivatnya.

3) Daerah pemanjangan

                Daerah pemanjangan sel terletak di belakang daerah meristem. sel-selnya relative lebih tahan terhadap kerusakan yang disebabkan radiasi dan bahan kimia beracun dibandingkan daerah lain. Sel di daerah pemanjangan ini juga berfungsi sebagai penyimpan makanan.

4) Daerah diferensiasi

                Daerah diferensiasi terletak di bagian akhir akar, bercampur dengan daerah pemanjangan. Di daerah diferensiasi terdapat tiga sistem jaringan jaringan yang dihasilkan dari sel-sel meristem, yaitu protoderma, meristem dasar, dan prokambium.

2. Pertumbuhan dan Perkembangan Organ Tumbuhan

Bagian akar yang mengalami pertumbuhan paling cepat adalah daerah meristem di belakang ujung akar.
Bagian batang yang mengalamai pertumbuhan paling cepat adalah ujung batang.
 
C. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA TUMBUHAN


1. Faktor Luar
                Faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan adalah makanan, air, suhu, kelembapan, dan cahaya.

2. Faktor Dalam
                Faktor dalam yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan adalah gen dan hormon.

Cahaya menghambat pertumbuhan memanjang (tinggi) tanaman dengan menguraikan auksin di meristem ujung akar.
 
Jenis-Jenis Hormon Tumbuhan dan Pengaruhnya pada Tumbuhan
Hormon
Pengaruh
Tempat Produksi
Auksin, misalnya IAA
Mendorong pemanjangan batang, pertumbuhan akar, diferensiasi sel dan percabangan, pertumbuhan buah, dominansi apikal, fototropisme, dan geotropism.
Dihasilkan pada embrio dalam biji, meristem batang, dan daun-daun muda.
Sitokinin, misalnya zeatin
Mempengaruhi pertumbuhan akar dan diferensiasi akar; mendorong pembelahan, pertumbuhan sel, perkecambahan dan pembungaan; menghambat penuaan.
Disintesis pada akar dan diangkut ke organ lain.
Giberelin, misalnya GA3
Mendorong perkecambahan biji dan tunas, pemanjangan batang, pertumbuhan daun, pembungaan, dan perkembangan buah; mempengaruhi pertumbuhan dan diferensiasi akar.
Diproduksi dalam meristem batang, meristem akar, daun muda, dan embrio.
Asam absisat
Menghambat pertumbuhan, menutup stomata selama kekurangan air, menunda pertumbuhan (dormansi).
Disintesis pada daun, batang, buah, dan biji.
Gas etilen
Mendorong pemasakan buah, menyebabkan batang tumbuh menjadi tebal.
Diproduksi di jaringan buah masak, di ruas batang, dan di daun tua.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment